Seperti yang kita ketahui bersama bahwa berpuasa di bulan Ramadan adalah kewajiban setiap muslim yang beriman dan bertakwa demi mengharap ridho Allah SWT berharap kita menjadi insan yang muttaqin berdasarkan Al Quran surat Al Baqarah ayat 183 yang artinya
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa"
Beberapa hari lagi kita akan menyambut kedatangan bulan suci, bulan yang mulia yaitu Ramadan. Setiap ummat muslim diwajibkan untuk melakukan ibadah yang masuk dalam rukun islam yang ke empat ini.
Sering kali kita berbicara tentang sejarah, tetapi bisakah menjelaskan secara singkat apa itu sejarah?. Nah kali ini aku beserta temat-teman lain yang mengikuti Bimbingan Teknis Penulisan Sejarah yang diselenggarakan oleh Kemendikbud diberi kesempatan untuk mengikuti materi Pengantar Ilmu Sejarah oleh Bapak Harry Darmawan.
Never Live History (Ir. Soekarno)
* Pengertian Sejarah
Dalam Bahasa Arab Sejarah berasal dari kata Syajara artinya terjadi, Syajarah/Syajaratun artinya pohon, dan Syajarah an nasab artinya pohon silsilah.
Bahasa Jerman :
geschicht (sesuatu yang telah terjadi}
Bahasa Belanda :
geschiedenis (yang sudah terjadi)
Bahasa Yunani :
historia (orang yang mencari ilmu)
Bahasa Inggris :
history (masa lampau)
* Sejarah Menurut Pandangan Tokoh
Banyak sekali para tokoh keilmuan yang mengguleti bidang sejarah mendeskripsikan arti sejarah. Berikut adalah beberapa pandangan sejarah menurut tokoh.
Herodotus
(bapa sejarah): Sejarah ialah satu kajian
untuk menceritakan satu kitaran jatuh bangunnya seseorang
tokoh, masyarakat dan peradaban
Aristoteles: Sejarah bergelut dengan yang
partikular dan hal aktual yang sudah terjadi.
Francis
Bacon: Sejarah
mempelajari sesuatu dalam waktu dan tempat dengan ingatan sebagai
instrumen esensial.
Vico:
Sejarah adalah disiplin ilmu
pertama manusia. Ia pusat pengertian manusia karena manusia menciptakan
sejarah.
Collingwood:
sejarah ialah ilmu tentang tindakan manusia di masa lalu dan diperoleh
melalui interpretasi bukti-bukti sejarah.
Kuntowijoyo:
sejarah menyuguhkan fakta secara diakronis atau memanjang dalam waktu,
ideografis atau bersifat mendeskripsikan, unik, dan empiris atau bersandar
pada pengalaman manusia yang sungguh-sungguh.
Dalam hal ini, Kuntowijoyo juga membagi dua pengertian secara yaitu :
- Sejarah dalam arti positif
Ilmu tentang manusia
Ilmu tentang waktu
Ilmu tentang sesuatu yang mempunyai makna sosial
Ilmu tentang sesuatu yang tertentu, satu-satunya dan terperinci
- Sejarah dalam arti negatif
Sejarah itu bukan mitos
Sejarah itu bukan sastra
Sejarah itu bukan ilmu alam
* Ruang Lingkup Sejarah
Sejarah merupakan rangkaian peristiwa dalam kehidupan yang
tersusun secara berurutan. Bersifat unik, karena hanya terjadi sekali dan tidak
terulang persis sama, abadi, tetap menjadi kenangan dan penting, karena dapat
menjadi momentum
Sejarah merupakan kisah atau cerita tentang seorang pelaku
sejarah, dapat merupakan riwayat hidup, atau pengalamannya dalam suatu
peristiwa sejarah
Sejarah sebagai seni karena menganalisis semua fakta yang
berkaitan dengan hasil budaya, yang dapat meningkatkan daya imajinasi dan
kreativitas tinggi
Sejarah sebagai ilmu, sejarah memiliki sejumlah masalah,
bukti dan fakta, yang perlu pembuktian secara ilmiah, melalui serangkaian
penelitian dan hipotesa, dengan menggunakan metode penelitian tertentu
* Guna Sejarah
Ilmu sejarah termasuk ilmu tertua setelah Ilmu Filsafat. Guna dari sejarah bisa dibagi dua. Guna sejarah secara Intristik yaitu sejarah sebagai ilmu, sebagai cara mengetahui masa lampau, sebagai pernyataan pendapat dan sebagai profesi.
Sedangkan guna sejarah secara ekstrinsik yaitu sebagai fungsi pendidikan ; moral, penalaran, politik, kebijakan, perubahan, masa depan, keindahan dan ilmu bantu. Sebagai latar belakang, rujukan dan bukti-bukti.
Guna Rekreatif : Kisah
peristiwa sejarah dapat dinikmati tanpa batasan ruang dan waktu
Guna Edukatif :
Belajar sejarah untuk mempelajari banyak kearifan, kehebatan,kebijaksanaan tokoh dan peristiwa masa lalu
Guna Inspiratif :
Menimbulkan banyak inspirasi penting dalam menanamkan nilai-nilai positif
Guna Instruktif :
Menyampaikan perkembangan, pengetahuan untuk menambah wawasan
* Istilah-istilah Yang Berkaitan Dengan Sejarah
Guru Sejarah bagi anak SD sebagai pendekatan estetis,
sejarah diberikan semata-mata untuk menanamkan
rasa cinta tanah air
Guru
Sejarah bagi anakSMP
sebagai pendekatan etis,
siswa ditanamkan pengertian mereka hidup bersama orang lain, masyarakat,
kebudayaan lain baik dulu maupun sekarang
Guru Sejarah bagi anak SMU sebagai pendekatan kritis,
berfikir mengapa sesuatu terjadi, apa sebenarnya yang telah terjadi, ke mana
arah kejadian-kejadian itu.
Guru Sejarah bagi Mahasiswa melakukan pendekatan akademis meliputi gambaran latar belakang, kesinambungan
perubahan dan mengantisipasi perubahan yang terjadi
Pegawai Sejarah yang bekerja sebagai pegawai museum, balai-balai kajian sejarah
yang tugasnya berhubungan dengan masyarakat untuk menanamkan kesadaran sejarah
Pencatat Sejarah yang bekerja di instansi pemerintah
misalnya TNI/POLRI mencatat apa yang terjadi di lingkunganya. Pencatat
sejarah urut waktu (chronicler) Satu dimensi : kemiliteran
Pelaku Sejarah adalah orang yang terlibat langsung dalam satu peristiwa sejarah
Saksi Sejarah adalah Orang yang mengetahui suatu peristiwa sejarah, tetapi tidak terlibat
langsung
Peneliti dan Penulis
Sejarah Kelompok ini dihasilkan melalui pelatihan di perguruan tinggi. Namun
tidak jarang mereka mempunyai profesi lain seperti wartawan dan sastrawan,
memiliki bakat menjadi peneliti dan penulis sejarah.
Demi mengikuti acara Bimbingan Teknis Penulisan Sejarah yang diadakan oleh Kemendikbud Bidang Sejarah, aku yang saat itu sedang berada di Jambi memutuskan pulang ke Lampung. Begitu mengetahui email pemberitahuan bahwa aku lulus mengikuti bimbingan tersebut.
Bimbingan Teknis Penulisan Sejarah yang diadakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Sejarah berlangsung selama lima hari yaitu dari tanggal 19 s.d 23 Maret 2018 di Hotel Yunna, Teluk Betung, Bandar Lampung.
Senang rasanya bisa menjadi bagian acara yang sangat bermanfaat, bukan saja menambah ilmu pengetahuan, khususnya ilmu sejarah, tetapi bisa berkenalan dengan peserta dari berbagai macam disiplin ilmu dan juga berasal dari luar Provinsi Lampung, yaitu dari Kalimantan, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Batam, Sumatera Barat, Mojokerto, Solo, Pekanbaru, Bogor dan Jakarta.
Peserta Pria
Acara dibuka oleh Direktur Sejarah Ibu Triyana Wulandari sekaligus memberikan materi kuliah umum tentang Melek Sejarah. Berikut adalah materi yang penulis sadur kembali berdasarkan paparan dari Ibu Triyana Wulandari.
Karakter suatu bangsa mengakar dalam sejarahnya dan sejarah juga bisa menjelaskan bagaimana terbentuknya suatu bangsa. Oleh karena itu, sebagai generasi penerus bangsa yang berperan penting dalam menumbuhkan, menguatkan karakter dan identitas bangsa harus cakap memamahi sejarah atau bisa kita sebut sebagai Melek Sejarah. Melek sejarah juga mampu mengkokohkan integritas bangsa dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Peserta Wanita
Sebaliknya,
amnesia sejarah akan menghancurkan visi dan kesatuan kehidupan berbangsa dan
bernegara. Untuk itu melek sejarah sangat strategis untuk kelangsungan
kehidupan berbangsa dan bernegara bagi generasi penerus.
* Pengertian Melek Sejarah
8Melek
sejarah adalah tujuan dari belajar sejarah.
=Orang
yang melek sejarah adalah orang yang berpengetahuan luas tentang masa lampau.
Pengetahuan yang mengkualifikasikan orang sebagai melek sejarah adalah
pengetahuan yang koheren, konseptual, dan penuh makna tentang masa lampau yang
berdasarkan pada penggunaan bukti sejarah yang kritis.
- Melek
sejarah juga dapat didefinisikan dalam pengertian tradisional yaitu orang yang
mampu menulis dan membaca. Dalam hal ini tujuan melek sejarah adalah memampukan
siswa dan masyarakat untuk membaca teks sejarah dengan kritis, menulis dengan penuh pengertian dan
permenungan, dan terlibat dalam diskusi-diskusi yang penuh makna mengenai masa
lampau.
0Dalam
pengertian ini juga, melek sejarah berarti pemahaman yang mendalam tentang
peristiwa-peristiwa sejarah dan proses-prosesnya melalui keterlibatan aktif
dengan teks-teks sejarah.
Orang yang melek sejarah musti mampu berpikir historis.
Untuk berpikir historis orang harus mampu:
Menentukan
suatu peristiwa adalah suatu peristiwa yang signifikan (penting).
Menggunakan
bukti sumber primer.
Mengidentifikasikan
kesinambungan dan perubahan.
Menganalisis
sebab dan akibat.
Mempunyai
perspektif historis.
Memahami
dimensi etis dalam sejarah.
Melek sejarah dapat membantu siswa atau masyarakat menjadi
melek tentang disiplin ilmu sejarah dan isi sejarah. Siswa dan masyarakat harus
memahami bahwa pengetahuan sejarah bukanlah kumpulan fakta yang menunggu untuk
dihapal.
Pengetahuan sejarah berisi pemahaman tentang masa lampau
yang musti dikonstruksi dari berbagai informasi. Orang yang melek sejarah yang
menemui sumber primer memahami bahwa dokumen tersebut adalah suatu fragmen dari
masa lampau. Hal itu berarti atau tidak berarti bahwa sumber tersebut adalah
bukti yang berguna dalam menyusun argumen tentang apa yang telah terjadi dan
mengapa terjadi. Itu artinya pembelajaran sejarah bukanlah proses yang pasif.
Melek sejarah memerlukan keterlibatan yang aktif dengan
fakta, tujuannya adalah pemahaman yang konseptual tentang masa lampau dan
bagaimana masa lampau dihubungkan dengan masa kini. Untuk membangun pengetahuan
sejarah, siswa dan masyarakat harus mengenal apakah teks-teks sejarah itu,
bagaimana, dan mengapa teks-teks tersebut diciptakan.
Orang yang melek sejarah mengerti bahwa buku sejarah atau
film dokumenter di televisi itu adalah tafsiran seseorang dan bukanlah keseluruhan
kebenaran mengenai masa lampau.
Masyarakat yang melek sejarah dapat menilai keabsahan
klaim-klaim dalam peristiwa-peristiwa sejarah Indonesia. Mereka penuh pemahaman
dalam menangani perdebatan ini. Mereka dapat mempertanyakan sumber-sumber
sejarah. Mereka mengerti nilai catatan kaki. Singkatnya, mereka dapat
mendeteksi perbedaan-perbedaan antara penggunaan dan penyalahgunaan sejarah.
Sejauh ini, berdasarkan paparan singkat di atas dapat kita simpulkan bahwa, Melek sejarah
Indonesia adalah kecakapan dalam memahami sejarah Indonesia untuk memperkuat
karakter bangsa.
* Tujuan Melek Sejarah
Kita pasti pernah mendengar idiom seperti "Jangan Lupakan Sejarah", Kenapa kita tidak boleh melupakan sejarah? Nah berikut ini adalah tujuan dari melek sejarah, diantaranya adalah
Mengembangkan
pemahaman tentang diri/bangsa sendiri (identitas)
Memperkokoh
rasa nasionalisme
Memperkuat
integrasi nasional (bangsa dan wilayah Indoesia)
Memberikan
gambaran yang tepat tentang konsep waktu, ruang, dan masyarakat
Membuat
masyarakat mampu mengevaluasi nilai-nilai dan hasil-hasil yang telah
dicapai oleh generasinya.
Mengajarkan
toleransi
Menanamkan
sikap intelektual
Memperluas
cakrawala intelektual
Mengajarkan
prinsip-prinsip moral
Menanamkan
orientasi ke masa depan
Memberikan
pelatihan mental
Melatih
siswa dan masyarakat menangani isu-isu kontroversial
Membantu
mencarikan jalan keluar bagi berbagai masalah sosial dan perorangan
Mengembangkan
pemahaman internasional
* Program Melek Sejarah
Salah satu tujuan diadakannya Bimtek Penulisan Sejarah untuk masayarakat umum yang terutama bagi yang tidak berlatarbelakang disiplin ilmu sejarah adalah agar peserta bimtek bisa melek sejarah atau mengetahui nilai penting dari Sejarah Indonesia.
Berikut adalah program melek sejarah antara lain sebagai berikut:
Penulisan
buku sejarah (termasuk komik sejarah)
Pengenalan
sumber sejarah
Workshop,
diklat, bintek kesejarahan
Seminar
kesejarahan
Kemah
kesejarahan
Olimpiade
kesejarahan
Media inspiratif
kesejarahan (website, film dsb)
Peringatan
hari-hari bersejarah
Digitalisasi
kesejarahan
Pameran
kesejarah
Festival
kesejarahan
Lawatan
Sejarah
Histrionik
(drama, sandiwara, pawai sejarah, wayang, tablo, dan sebagainya)
Tawaran mengikuti acara workshop film bareng Hengky Kurniawan melalui pesan whatapps dari Ketua Tapis Blogger Naqiyyah Syam, langsung saya jawab ya saya bersedia. Meskipun keuangan saat ini sedang kurang baik, tetapi kegiatan ini sungguh menarik minat saya. Jarang sekali di Lampung mengadakan acara workshop yang membahas tentang film dan yang berbau-bau dunia casting atau entertaint.
Bertempat di Ruang Pawahang, Hotel Grand Praba, Bandar Lampung 21 Januari 2018 lalu, saya dan kelima rekan saya yaitu Mantu Idaman (ayooo tebakkk siapa), Hermawan, Reza, Afdhol dan Zaki mewakili Komunitas Tapis Blogger untuk mengikuti acara Workshop Film And Casting Bareng Hengky Kurniawan.
Acara yang dihadiri sebanyak kurang lebih 50 peserta dari berbagai kalangan muada mudi mulai dari siswa menengah atas sampai dengan mahasiswa yang antusias dalam dunia film dan casting. Dibuka oleh dua MC yang ramai dan menghibur peserta dengan berbagai joke-joke dan panduan sampai datangnya sang pemateri yang di tunggu-tunggu yaitu aktor sekaligus owner Banana Foster Lampung Hengky Kurniawan.
Share Pengalaman Selama Terjun Di Dunia Perfilman Indonesia
Workshop yang dikonsep pemateri yaitu Hengky Kurniawan adalah membagikan pengalamannya selama berkecimbung dalam dunia perfilman Indonesia. Alih-alih akan membosankan dan monoton seperti kebanyakkan sebuah acara workshop, nah acara workshop kali ini justru sebaliknya yaitu fun dan menyenangkan.
Awal mula aktor yang pernah menjadi pemulung ini terjun ke dunia entertaint adalah ketika doi kerab mengantar pacarnya yang bergelut dalam dunia model casting, lain waktu ada salah satu crew menyarankan untuk mencoba ikutan casting. Meski pun doi pada saat itu masih medok bahasa jawanya, tetapi Dewi Fortuna menghampiri nasibnya untuk bisa menjadi model iklan satu produk.
Pengalaman mengajarkan betapa dunia perfilman yang digeluti tidaklah mudah, tetapi kita harus tetap berusaha sekuat mungkin untuk bisa mewujudkan niat dan impina kita agar bisa masuk dalam dunia entertaint. Awalnya doi juga sering di marah-marah sama aktor senior yaitu Torro Margent, Ala bisa karena biasa.
Hengky Kurniawan menegaskan, saat ini siapa saja bisa jadi artis. Banyak media yang saat ini bisa menghantarkan seseorang mejadi artis. Kita bisa menggunakan media sosial seperti Facebook, Youtube atau Instagram dengan membuat video dengan konten yang menarik sehingga bisa menjadi viral dan dilirik oleh pelaku industri perfilman.
Intinya kita jangan pernah takut untuk bisa maju, ikuti juga berbagai casting dari rumah produksi yang ada saat ini. Percaya diri adalah salah satu modal kuat untuk bisa terjun dalam dunia perfilman, karena orang-orang yang seperti ini bisa menjadi modal dalam sebuah industri perfilman.
Menurut Hengky Kurniawan juga, Lampung mempunyai banyak talenta-talenta yang bisa muncul ke permukaan. Perfilaman di Lampung sudah mulai bangkit, ini terbukti adanya acara Film Independent yang diadakan di Lampung. Lampung juga bisa menjadi lokasi syuting dengan berbagai pilihan tempat yang ada. Hengky juga memberikan contoh bahwa film daerah bisa menjadi konsumsi film nasional atau pendapatannya setara dengan film yang tayang nasional contohnya pelaku industri film lokal di Makasar yang bisa booming dan meraup keuntungan yang besar.
Nah bagi kalian yang serius ingin menjadi artis, ayo tunjukkan hal kreatif kalian dan buatlah film dengan mutu cerita yang baik yah. Pasti kalian akan mendulang keuntungan di kemudian hari.
Salah satu keistimewaan Bulan Ramadan yang Allah berikan kepada hambaNya yang bertaqwa adalah Malam Lailatul Qadar. Apa itu Lailatul Qadar?. Lailatul Qadar adalah satu malam yang khusus terjadi di bulan Ramadan yang nilai ibadahnya lebih baik dari seribu bulan.
Dunia dalam genggaman, mungkin slogan ini paling diingat banyak orang, kenapa? Karena apa pun yang kalian ingin ketahui, bisa kalian dapatkan dari genggaman kalian. Banyaknya kebutuhan orang yang beragam menjadikan dunia yang mudah sangat diimpikan oleh semua orang, termasuk dalam berbelanja. Di era digital sekarang ini banyak orang yang berbelanja barang menggunakan aplikasi penjualan online. Dari sekian banyak aplikasi belanja online yang ada, tentunya kita akan mencari yang terbaik dalam hal penawaran harga. Kita akan mencari barang yang akan kita beli dengan harga penawaran terbaik.
Tapis sebagai salah satu warisan Budaya Lampung yang saat ini sedang banyak digandrungi oleh banyak orang diantaranya yaitu desainer-desainer dalam negeri maupun luar negeri yang berlomba-lomba menciptakan produk-produk berbahan dasar Kain Tapis. Menurut Wikipedia, Kain Tapis merupakan salah satu jenis kerajinan masyarakat Lampung dalam menyelaraskan kehidupannya baik terhadap lingkungannya maupun sang pencipta alam semesta.
Lupa
awal kenal Tri Lego Indah dimana, mungkin di Forum Lingkar Pena atau mungkin di
media social facebook. Entahlah, yang jelas dulu saya dan beliau tergabung
dalam satu komunitas yang berisi orang-orang yang cinta akan dunia literasi
baik membaca maupun menulis. Kami tergabung dalam Leutika Reading Society. Dalam
wadah ini kami sering bertukar pikiran dan pengalaman dalan dunia tulis menulis
dan membicarakan buku apa yang sedang digandrungi oleh pembaca.
Kita
semua sudah paham bahwa membaca adalah jendela dunia. Membaca sebagai aktivitas
yang bermanfaat mengetahui berbagai macam hal. Membaca dapat kita lakukan
dengan berbagai macam alat baca, salah satunya adalah membaca buku.
Ketika
saya masih duduk di bangku perkulihan, membaca buku adalah hal yang paling
wajib dilakukan. Mengingat tugas perkulihan sangatlah banyak membutuhkan
berbagai macam referensi yang perlu dibaca sebagai bahan penunjang. Saya sering
sekali mengunjungi perpustakaan kampus tempat saya menimba ilmu. Selain itu,
saya pun terkadang menyempatkan diri membaca buku-buku yang saya perlukan di
kampus lain atau ke perpustakaan daerah.
Karena
keterbatasan dana yang saya miliki sebagai mahasiswa yang uangnya jauh dari
kata cukup, untuk membeli buku pada saat itu adalah hal yang sangat sulit saya
lakukan. Ada kisah menarik yang terjadi antara saya dan buku. Dulu ada toko
buku (saya lupa nama toko bukunya) di daerah Jl. Cengkeh, Raja Basa, Bandar
Lampung, tepatnya di komplek Pondok Pesantren Mahasiswa Darul Hikmah. Nah di
toko buku tersebut yang di kelola oleh salah seorang ikhwah (Lagi-lagi saya
lupa nama akhi tersebut) yang bila bertemu saya pasti masih ingat, memberikan
kemudahan kepada mahasiswa miskin seperti saya apabila ingin memiliki buku
bacaan bisa dibeli secara kredit.
Nah
tawaran yang sangat menarik ini disambut antusias oleh banyak pelanggan toko
bukunya tersebut, termasuk saya. Waktu itu saya kredit beberapa buku bacaan,
termasuk di dalamnya adalah novel Ayat-ayat Cinta dan Kumpulan Cerpen Ketika
Mas Gagah Pergi. Dulu novel itu belumlah terdapat stempel Best Seller di cover
depan bukunya. Disinilah saya mulai menyukai novel-novel religi. Waktu itu,
dengan membaca novel religi saya mempunyai pengetahuan keislaman dengan cara
yang berbeda yaitu membaca sebuah novel.
Lain
halnya ketika saya membaca buku kumpulan cerpen berjudul Ketika Mas Gagah
Pergi. Waktu itu hati saya sedang gundah gulana, betapa tidak, keinginan untuk
mengenyam pendidikan islam disalah satu pondok mahasiswa yang ada di Bandar
Lampung secara gratis alias mendapat bea siswa kandas. Saya tidak lolos ujian
masuk.
Dengan
berat hati, saya mengepak baju-baju saya dan pulang kampung. Dalam perjalanan pulang, di dalam bus saya
membaca kumpulan cerpen, tepat membaca cerpen yang berjudul Ketika Mas Gagah
Pergi sampai selesai, air mata saya menderas tanpa bisa saya bendung.
“Kenapa
dek koq nangis sesegukkan?”
“Habis
kabur dari rumah yah?”
Seorang
bapak yang tepat duduknya di depan saya bertanya ketika saya menangis
sesegukkan. Bapak tersebut berpikir, mungkin saya menangis akibat diusir oleh
orang tua. Saya hanya tersenyum kecut mendengar pertanyaannya. Saya pandangi
diri saya yang menggendong tas ransel dan pakaian kucel yang saya kenakan.
Mungkin memamang terlihat seperti orang yang akan kabur dari rumah.
Heni Puspita
Menjadikan Blog Sebagai Media Menulisnya
Awal kenalan dengan Mba Heni Puspita adalah ketika aku mengikuti
acara yang di adakan oleh JNE dan Tapis Blogger di Hotel Horison, Bandar
Lampung. Selepas acara ngeblog bareng JNE, kami semua sempat foto-foto dan
saling mensupport satu sama lain.
Silaturahmi kami tetap berjalan meski hanya melalui group wa
atau media sosial. Kami semua tergabung dalam satu komunitas yang bernama Tapis
Blogger, dimana anggotanya adalah orang-orang yang konsen menulis di blog. Baik
blog yang gratisan maupun blog yang berbayar.
Berikut petikkan obrolanku dengan Mba Heni, pemilik blog www.henipuspita.net via media sosial
Apa yang menjadi alasan mba heni untuk menulis?
Awalnya adalah mempunyai blog, di bloglah aku mencoba dan
melatih diri menulis dalam bahasa inggris. Aku ingin mengasah kemampuan bahasa
inggrisku dengan cara menuliskannya di blog meski kini blog itu sudah almarhum.
Apa alasan menulis
dalam blog?
Alasan utamanya adalah karena ingin berbagi banyak hal yang
bermanfaat bagi siapa saja yang membaca blogku. Era digital saat ini
memungkinkan banyak orang dengan mudah mengakses apa pun yang mereka ingin
tahu. Hal itu juga aku lakukkan, misalnya cari resep makanan, ide kegiatan
anak, info parenting, tempat wisata dan banyak hal lagi yang bias kita cari. Harapanku
adalah apa yang aku tulis juga kelak bermanfaat untuk orang lain.
Apa yang menjadi
motivasi mba heni dalam menulis?
Aku salut dengan teman-teman sesame blogger yang konsisten
mengisi blognya, bahkan sampai ada yang usia blognya sudah 10 tahunan. Suka
sekali melihat arsip blog mereka dari tahun ke tahun. Dengan menuliskannya ke
dalam blog, kita seperti melihat perjalanan hidup kita dari waktu kewaktu dan
menjadi kenangan yang tak ternilai dengan apa pun. Artinya kapan pun kita rindu
dengan sesuatu yang pernah kita lakukan sebelumnya, kita bias membuka kembali
memori atau moment indah tersebut dalam blog yang kita tulis.
Apakah ngeblog hanya
untuk menulis atau bagaimana mba?
Sejatinya sih, ngeblog tempat menyalurkan hobi menulis
sebagai arsip yang tersimpan rapi. Aku mengalir saja, toh nantinya ketika blog
membuahkan hasil dalam bentuk materi itu adalah hasil kerja keras dan
keseriusan kita dalam menjaga kualitas tulisan kita dalam blog. Belakangan hobi
ngeblog memang menjadi trend tersendiri, karena ngeblog bisa menghasilkan uang
hingga puluhan juta.
Banyak orang berpikir
ngeblog bisa menghasilkan uang, menurut mba heni apa yang seharusnya dilakukan
oleh para blogger atau calon blogger mengenai hal ini?
Satu hal yang perlu diingat adalah ketika kita menulis dalam
blog, maka jangan selalu dipikirkan soal uang yang akan kita dapatkan, tetapi
pikirkannlah apakah blog kita tersebut dapat memberikan manfaat pada orang lain
ketika mereka selesai membaca tulisan yang ada di blog kita
Suatu sore sehabis hujan,
mungkin kita semua pernah melihat pelangi yang begitu indah penuh warna.
Pelangi adalah gejala optik dan meteorologi yang menyebabkan spektrum dari
cahaya yang (hampir) kontinyu untuk muncul di langit waktu matahari bersinar ke
atas titik air hujan yang jatuh. Pembiasan cahaya yang ditimbulkan dari pelangi
begitu indah banyak orang menyingkat untuk menyimpulkan warna pelangi
mejikuhibiniu, yaitu Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila, Ungu. Rangkaian
dari ketujuh warna yang dihasilkan merupakan gabungan yang sangat sempurna
ketika alam bercerita. Mengapa saya sebut hal tersebut sebagai satu cerita yang
menarik untuk tidak sekedar kita lihat melainkan bagaimana kita mendengar pesan
dari cerita yang telah disampaikan oleh fenomena alam tersebut.
Setiap diri kita
pasti pernah melihat matahari dan merasakan hangat serta panasnya sinar
matahari. Bahkan kita sering pula menunggu hari menjelang sore untuk melihat
matahari terbenam kala senja. Seharian kita mampu menghabiskan waktu untuk bisa
melihat senja yang begitu cantik menghantarkan kita pada peradaban malam yang
gulita menuju mimpi-mimpi yang telah kita bangun secara tersruktur kala siang.
Begitu pun
ketika kita bangun di pagi hari, kita selalu mempunyai harapan baru dan
semangat baru sehangat kilau matahari pagi yang menyapa lembut dari rerimbun
daun-daun akasia (mungkin) dan burung-burung yang berkicau merdu serta
kupu-kupu yang memesona berterbangan kian kemari. Cerah bukan?. Dari dulu
hingga sekarang matahari tak pernah lelah memberikan manfaatnya bagi kita
bahkan semua mahluk yang ada di bumi. Matahari begitu dinantikan kedatangannya
Matahari adalah bintang terdekat dengan Bumi dengan jarak rata-rata 149.680.000
kilometer (93.026.724 mil). Matahari serta kedelapan buah planet (yang sudah
diketahui/ditemukan oleh manusia) membentuk Tata Surya. Matahari dikategorikan
sebagai bintang kecil jenis G. Seperti yang kita ketahui bersama bahwasanya
para ilmuan sepakat mengatakan matahari terbentuk akibat terjadinya ledakan yang
disebut sebagai big bang terjadi sekitar 14.000 juta tahun lalu. Material dari
matahari terbentuk dari ledakan bintang generasi pertama.
Begitu banyak
manfaat yang dapat kita peroleh dengan adanya matahari, Energi pancaran
matahari telah membuat bumi tetap hangat bagi kehidupan, membuat udara dan air
di bumi bersirkulasi, tumbuhan bisa berfotosintesis sehingga kita bisa
memanfaatkan berbagai macam jenis tanaman. Matahari juga merupakan sumber
energi yang terbesar yang dapat kita peroleh darinya. Mengontrol stabilitas
peredaran bumi yang juga berarti mengontrol terjadinya siang dan malam, tahun
serta mengontrol planet lainnya serta masih banyak lagi manfaat yang dapat kita
petik dari adanya matahari.
Pernahkah kita
terbayang memposisikan diri kita sebagai matahari? atau mungkin kita bermimpi
bisa menjadi matahari dengan segala manfaat yang ditimbulkan oleh matahari?
sehingga dalam gerak langkah dalam hidup dan kehidupan kita sungguh sangat
bermanfaat bagi kehidupan diri kita pribadi serta buat semua orang. Kita dapat
melihat filosofi matahari sebagai pusat tata surya.
Matahari
merupakan bintang terbesar dalam sisitem tata surya (sebagai pusat) sehingga
mampu menarik (dengan gravitasi yang besar yang terdapat pada diri matahari)
planet-planet disekitarnya, sehingga tercipta suatu keseimbangan yang sangat
sempurna dalam sistem tata surya sampai detik ini. Apa yang bisa kita contoh
dari matahari.
Dari sistem tarik menarik yang dilakukan oleh matahari untuk menarik planet
disekitarnya dan meciptakan keseimbangan yang sempurna. Kita sebagai manusia
pun bisa menjadi matahari dalam hal ini kita mampu menciptakan satu daya tarik
menarik untuk bisa menciptakan hal yang bermanfaat untuk kita pribadi serta
orang lain.
Kita bisa
menciptakan sinar yang berkilau dari kepribadian kita sehangat serta
sebermanfaat sinar yang diciptakan oleh matahari. Kita pun akan mampu
menciptakan sebuah sumber energi baru yang dapat dimanfaatkan oleh orang
banyak. Kita sebagai mahluk yang diciptakan (satu-satunya) sempurna dalam arti
kita mampu mencontoh apa pun dari apa yang kita lihat, rasakan serta kita
resapi tak terkecuali (dalam hal ini) matahari yang diciptakan oleh sang
pencipta sebagai pusat (yang mampu menarik planet yang memutari matahari) dalam
tata surya.
Kita sebagai
mahluk yang diciptakan oleh Allah SWT adalah mahluk yang paling sempurna,
sehingga kita mampu meniru (mengambil manfaat) dari ciptaan Allah SWT yang
lainnya. Dalam hal ini Muhammad SAW yang telah membuktikan bahwasanya beliau
mampu menjadi matahari yang tetap bersinar sampai saat ini, bahkan sampai hari
kiamat nanti.
Mari kita
ciptakan niat terbaik yang bisa kita lakukan, membangun mimpi kita untuk bisa
menjadi penerang dan berguna bagi orang lain selayaknya Matahari yang mampu
memberikan segala manfaatnya untuk kita bahkan dunia. Memang tidak mudah untuk
meraih itu semua, tetapi yakinlah segala sesuatu apabila kita
bersungguh-sungguh maka Allah bersama kita.
Apa pun
rintangan atau hambatan yang datang nantinya, apabila kita yakin bisa, maka
segalanya bisa kita peroleh. Proses yang akan kita lalui mungkin akan sama
dengan proses terciptanya Matahari. Tetapi dengan segala daya dan upaya yang
terus menerus kita lakukan, maka kita sendiri akan menciptakan sebuah potensi
besar dalam diri kita sendiri yang kelak akan berguna bagi orang lain.
Sering kali kita bertanya pada diri sendiri, kelak tujuan hidup kita akan kemana? Banyak cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan hidup kita, orang-orang terus berlomba-lomba mewujudkannya. Mimpi-mimpi sering kali melecut keinginan kita untuk terus berbuat dan berbenah memperbaiki diri. Kehidupan yang kita jalani ini ternyata hanya memiliki waktu yang sangat sedikit, sehingga kita harus mampu mengatur sedemikian rapi.
Tiap kali ada informasi tentang kelas
menulis saya selalu antusias dan berusaha mengikutinya, karena bagi saya saat
ini kelas menulis atau komunitas menulis adalah tempat yang sangat cocok untuk
saya mengasah kemampuan dalam menulis. Terlebih sudah beberapa bulan ini,
rasanya saya sedang terkena sydrom malas yang sangat akut. Kelas menulis juga
bisa dijadikan ajang wisata menulis sekaligus ajang silaturahim sesama penulis.
Di kelas menulis kita bisa saling bertanya tentang masalah-masalah dalam
menulis. Selain itu tentunya kita akan dapat ilmu dan kenalan baru.
Hujan deras tanpa spasi panjang terus
menghiasi kota kelahiranku. Informasi kelas menulis yang diadakan oleh FLP
Wilayah Lampung yang berlokasi di Aula Pertemuan Kantor Lampung Post digelar
minggu ini. Suasana dingin seperti ini enaknya adalah bergelut dengan selimut
tebal dan tidur seharian, apalagi hari libur dan dalam keadaan berpuasa pula.
Tetapi demi menambah ilmu, akhirnya saya putuskan untuk mengikuti acara
tersebut. Ramadan adalah bulan tarbiyah, artinya bila seseorang menuntut ilmu
di bulan ini maka akan bertambah pahalanya dan bertambah pula pengetahuan
tentunya. Amin.
Suara takbir masih menggema dari corong-corong
masjid. Selapas ashar , Sesuai dengan rencana yang telah dijanjikan sebelumnya
antara aku dan Rony temanku. Bau semerbak menyeruak terbawa angin, bau sedap
daging terbakar. Idul Qurban banyak sekali orang yang menyatai daging. Sore ini
aku akan diperkenalkan dengan seorang akhwat, Rony sebagai mak comblang atau
perantara antara aku dengannya. Ada debar yang terus bergemuruh dalam hatiku,
saatnya akan tiba. Sesuatu yang akan kubangun atas nama cinta. Bukan sembarang
cinta yang selalu diumbar oleh banyak orang. Ta’aruf atau perkenalan ini adalah
jembatan penyebrangan untuk menyatukan dua hati bila kelak memang berjodoh.
Perkenalan yang menyatukan kesamaan visi dan misi tentang penyempurnaan separuh
agama. Aku ikhlas menjalani ini semua.