Pages

Selasa, 31 Oktober 2017

Tjong A Fie, China Berpengaruh Di Kota Medan

Tjong A Fie dan Keluarga

Siang itu suasana Kota Medan teramat panas. Saya memutuskan untuk buru-buru ke tempat destinasi terdekat yang ada di seputaran Kota Medan. Kalau sebelumnya saya sudah menyampangi Istana Maimun, Meriam Putung, Pajak Ular dan Masjid Raya Al Mahsun, sekarang saya akan berkunjung ke Museum Tjong A fie.

Tjong A Fie adalah warga keturunan Tionghoa yang sukses membangun bisnis di Kota Medan. Tjong A Fie yang lahir pada tahun 1860 di Gundong China ini adalah Pebisnis sukses sekaligus seorang yang sangat dermawan. 

Awalnya Tjong A Fie hanyalah seorang pelayan toko yang mengikuti jejak kakaknya yang telah lebih dulu merantau ke Sumatera Utara (Hindia Belanda). Pribadinya yang baik, pekerja keras dan ringan tangan dalam membantu sesama menjadikan Tjong A Fie cepat mendapatkan teman dan sahabat di rantau orang.
Ruang Keluarga Tjong A Fie

Rupanya Tjong A Fie juga memiliki jiwa bisnis yang sangat kuat dan briliant. Hal ini dibuktikannya setelah bertahun-tahun belajar bisnis dengan tekun secara otodidak, akhirnya mengukuhkan namanya sebagai pebisnis yang sukses dalam bisnis perkebunan di Sumatera Utara dengan memperkerjakan sekitar 10.000 pekerja. 

Karena kedekatannya kepada orang-orang terpandang yang ada di Medan baik Kesultanan Medan, Tokoh-tokoh penting Hindia Belanda dan pebisnis sukses lainnya, pada tahun 1911 Tjong A Fie diangkat sebagai Majoor Der Chineezen atau Kapitan Tionghoa yang memimpin komunitas Tionghoa di Medan.

Meski menjadi seorang yang kaya raya dan tokoh di kota Medan, tidak membuat Tjong A Fie berlaku sombong, malah sebaliknya Tjong A Fie menjadi pribadi luar biasa dermawan. Bahkan Tjong A Fie bisa dikatakan sebagai orang Tionghoa pertama yang sangat berpengaruh di Kota Medan. 

Ruang Tamu

Tjong A Fie Memorial Institute atau Rumang Tjong A Fie yang didirikan pada tahun 1900 sebenarnya adalah kediaman pribadi Tjong A Fie dan dibuka untuk umum pada tanggal 20 Juni 2009 tepat pada saat perayaan ulang tahunnya yang ke 150 tahun.

Bangunan yang bergaya arsitektur Tionghoa, Eropa, Melayu dan Art-deco ini berada di Jalan A. Yani, Kesawan, Medan. Kalian bisa melihat berbagai barang peninggalan Tjong A Fie yang masih asli. Kalian bisa memasuki kamar pribadinya dan kamar-kamar anggota keluarganya.


Nah ayo berwisata sejarah ke Rumah Tjong A Fie dengan harga tiket masuk Rp. 35.000, - kalian sudah bisa menikmati sejarah salah satu orang Tionghoa berpengaru di Kota Medan. Pengunjung akan dipandu oleh seorang Guide.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Featured Post

Banana Foster Lampung Kembangkan Sayap Menjadi Pusat Oleh-oleh Di Lampung

Setelah Launching perdana pada 10 Juni 2017, setalah setahun menjajaki bisnis di Lampung dengan mengeluarkan makanan khas yang terbuat d...