Pages

Sabtu, 29 Oktober 2016

Rinduku Pada Kota

Bising kendaraaan seperti suara resahku tentang kota ini, hati nurani tergadai uang
Rumahrumah tersusun berkotakkotak dengan berbagai syarat huni

Duhai ibukotaku merana
Tak lagi damai
Kotornya demokrasi kian resah
Seperti sekawanan burung bangkai
Berebut daging busuk

Tuhan adakah nurani bercahaya
Akan mengembalikan wajah kotaku
Penuh kedamaian dalam wadah persatuan
Di rindukan

Bandar Lampung, 29 Oktober 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Featured Post

Tantangan Menuju Air Terjun Kupit Di Desa Sumber Tani, Kabupaten Lampung Utara

Berbekal rasa pensaran akan cerita dari sahabatku, akhirnya aku dan Yosep mencoba mencari tahu keberadaan lokasi Air Terjun Kupit yan...