Pages

Rabu, 21 November 2012

Aku, Candra, dan Kucing Berbehel

Ketika tiap orang di luar sana mandi peluh karena Matahari begitu sukses memompa pori-pori agar menangis eh salah terus mengeluarkan keringat. Aku dengan santainya menarikan jari-jariku diatas keypad BB. Iseng aku membaca status teman, Candra namanya. Si doi dulu pernah tergabung dalam group band bernama Novum, tapi entah dengan alasan apa akhirnya band yang dia bentuk bubar. Meski bubar, ternyata tidak lantas membuat Candra patah arang. Saat ini dia bekerja sebagai songwriter sekaligus manager penyanyi dangdut Wika Salim, berikut status BB nya " Mobilnya baret lagi,...... "


Aku : "Makanya boss jangan maen sama Kucing"

Candra : "Hahahahahaha"

Aku : "Jadi baret semua?"

Candra : "iya,, kanan kiri,,"

Aku : "Kasihan "
          hahahah

Candra : "Hahaha,, Kasihan pak, kasihan bu,, jangan uang receh yah, segepok 100rb juga boleh"

huhhhh aku mendengus, dasar penyanyi orentasinya selalu di musik, masih ingat ngamen rupanya dia. Sejurus kemudian aku membalas bbm-annya.

Aku : "Kasihankan kuku si Kucing itu pada itu pada copot nancep di mobil lu boss (edisi konyol) hahahahah"

Makin siang udara di luar sana makin panas saja, mungkin banyak orang yang berteriak neraka bocor hari ini atau Matahari yang kelewat semangat membagikan cahaya panasnya yah. Lanjut dengan kekonyolan lagi lah.

Candra : "Hahahaha,, Kae-nya sih gigi dech"

Ini orang makin stres aja, dimana-mana kalau baret kena cakar artinya cakaran itu pakai kuku bukan pake gigi. Duh makin gila siang ini. Matahari ternyata ada dimana-mana yah xixixixix.

Aku :"Gak mungkinlah boss kalau gigi, masalahnya itu Kucing lagi pake behel"

Kebanyang gak di pikiran kalian kalau memang benar adanya Kucing pake behel, gue jamin tuh Kucing susah makan dan susah mingkem. iya gag? hahahah

Candra :"Ohhh kalau gitu behelnya yang bikin baret, hahahahhaha"

Kalau saja si Kucing tau, saat ini dia jadi bahan ledekkan. Mungkin saja bukan hanya mobil tuh orang yang di bikin baret. Pasti wajahnya juga habis di cakar-cakar si Kucing.

Aku : "Wkwkwkwkwkw, lu tanggung jawab kalau gitu artinya boss"

Jujur neh yah seandainya saja gue pake behel, dan ternyata behel gue rusak gara-gara seseorang, pasti gue bakal minta pertanggung jawaban. Yah minimal sidang ke Pengadilan Tinggi Agama, nah loh hahahahaha.

Candra : "Hahahahah, ahli gigi yah"

Duh, tepok jidat. Capek dech. Ini orang sebenernya anak band apa tukang gigi yah.

Aku : "Bukan gitu boss, kasihan si Kucing sudah pasang mahal-mahal, eh rusak gara-gara mobil lu.
         Sini ganti rugi bayar ke gue hahahaa (padahal sumpah tak kewer-kewer gue gag ada hubungan
         apa pun dengan si Kucing)

Candra : "Hahahaha, rugi, rugi, rugi donk gue"

Lebay bener anak satu ini, ruginya gak mesti ditulis 3x sehari kale hahahahah kae minum obat aja. Dasar Pelit.

Aku :"Hitung-hitung buat amal ibadah boss ke gue"

Cihuiiiiiii berharap dan mengkhayal tiba-tiba tabungan gue di bank semakin gemuk, seperti gemuknya gue sekarang. Sumpah kalau ngomong soal gemuk tentang diri gue paling benci dah. hahahaha

Candra :"Hahahahaha..... amal ibadah itu harus jelas,,,, jangan salah orang,,,, gak jadi amal"

Nah bagian ini yang paling gue suka. Dengan bebas seperti mengarang indah ketika waktu sekolah dasar dulu (tapi yang jelas gag pakai kata "Pada Suatu hari") gue bisa jelasin seribu kali jelas tentang diri gue kepada orang lain. Paling juga orang yang gue jelasin ngantuk dan ujung-ujungnya tidur.

Aku : "Nanti gue kasih info lengkap sejelas-jelasnya tentang gue boss, biar gak salah orang. hahahaha"

Gak ada balasan, hanya tertawa kosong. Ini yang bikin gue kesel, sama keselnya dengan orang-orang di luar sana yang siang ini mengutuk habis-habisan Matahari.

Aku :"Boss kabar burung yang gue denger, katanya si Kucing itu pacarnya si boss yah. Hahahaha"

Kalau di luar sana banyak orang mengutuki Matahari sebab panasnya gak ketulungan, gue yankin di seberang bbm sana si Candra mengutuki gue. Pasalnya belum kelar urusan dengan Kucing, eh bertambah lagi satu binatang yaitu si burung dalam cerita konyol siang ini. Hihihihihih paling juga kepalanya pecah pemirsa.

Lama gak ada balasan, dengan iseng lagi gue coba tatap Matahari melalui kaca jendela. Gila, tanpa ada kata (dinyayikan yah versi D'bagindas) lagi si Matahari marah-marah dengan cara membakar kulit wajah gue. Buru-buru gue kabur. Lagian BB gue bunyi cetarrrrr membahwasanya, artinya ada pesan masuk.

Candra :"Hahahaha, jangan percaya sama burung"

Nah kan, bener tebakan gue. Kalau sesungguhnya aku tak rela (yang ini nyanyikan dengan gaya Merpati yah, burung juga kan yah) eh salah maksudnya si Candra gak rela kalau cintanya sama si Kucing harus di bagi dengan si Burung. Hahahhahaha

Aku :"Kalau gak percaya kabar Burung, terus kabar Kucing berbehel aja yah hahahahah"

Kembali badai menerpa bb gue dengan suara tawanya si Candra yang mulutnya ngalahin mulutnya Opi Kumis.

Aku : "Konyol juga lu neh ternyata ya boss, xixixixixi gue pasang icon dancing"

Candra :"Lu ini Jorok ahh, ngomongnya konyol-konyol hahahahaha"

Hadehhhhhh, buru-buru gue pasang ikon tepok jidat. Maaf pemirsah untung bagian yang ini gue potong dan edit habis-habisan. Omongan dewasa yang makin konyol dan ngelantur. Pelan-pelan gue intip orang-orang di luar sana melalui jendela, ternyata mereka semua sudah pada kabur dan gak tahan sama si Matahari. Lagian juga kenapa yah Matahari siang ini galak sangat.

Bandar Jaya, 211112

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Featured Post

Ziarah Kubur, Menjelang Ramadan Jadi Bagian Tradisi Masyarakat Di Lampung Utara

"Dahulu, Aku pernah melarang kalian untuk berziarah kubur. Namun sekarang berziarahlah"  (HR. Muslim) Ramadan 1439 H ...