Pages

Rabu, 30 Januari 2019

Tantangan Menuju Air Terjun Kupit Di Desa Sumber Tani, Kabupaten Lampung Utara



Berbekal rasa pensaran akan cerita dari sahabatku, akhirnya aku dan Yosep mencoba mencari tahu keberadaan lokasi Air Terjun Kupit yang ada di Desa Sumber Tani, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara. Meski sudah beberapa hari janjian untuk mengunjunginya, karena cuaca alam yang beberapa hari hujan. Akhirnya kami bisa juga mengunjungi Air Terjun Kupit. Petualangan dimulai.

Sabtu, 26 Januari 2019

Air Terjun Ateng Bukit Kemuning Di Lampung Utara


Berada tepat di tengah-tengah pemukiman penduduk yang padat di Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara, Air Terjun Ateng menjadi wisata alam yang kerab dilupakan oleh wisatawan. Padahal apabila dirawat secara baik, air terjun ateng akan menjadi salah satu destinasi wisata yang bisa berkembang dan akan mendatangkan banyak pengunjung.

Minggu, 20 Januari 2019

Air Terjun Indah Klawas di Lampung Utara

Air Terjun Indah Klawas


Wisata alam yang berupa air terjun sangat banyak di Kabupaten Lampung Utara. Meski masih sebatas wisatawan lokal yang berkunjung, kita tidak bisa melihat sebelah mata keindahan yang tersaji di alam Lampung Utara yang masih alami dan belum banyak terjamah oleh tangan manusia. 

Wisata yang kita kunjungi tidaklah harus jauh dan mengeluarkan banyak uang. Potensi wisata yang ada di daerah kita pun bisa menjadi salah satu tujuan tempat kita untuk berlibur. Apalagi keindahan yang disajikan oleh alam adalah sesuatu yang menarik untuk dikunjungi dan tentunya sangat indah.

Air Terjun Indah Klawas memiliki debit air yang cukup besar, ada cekukan kolam alami bagi siapa saja yang ingin mandi, berenang dan merasakan kesejukkan airnya. Di sekitaran air terjun utama, kita juga bisa melihat tingkatan-tingkatan air terjun kecil yang mampu menambah keindahan air terjun utama.


LOKASI AIR TERJUN INDAH KLAWAS

Air terjun atau banyak masyarakat lokal menyebutnya curup atau curug Indah Klawas berlokasi di Desa Pekurun Barat, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara ini memiliki ketinggian sekitar 35 Meter. Meski berada di Desa Pekurun Barat, wisatawan lokal sering menyebutnya air terjun subik, karena lokasi air terjun berada dekat dengan Desa Subik yang masih satu kecamatan.

Untuk menuju lokasi, kalian tidak perlu bingung karena cukup mudah ditemukan. Insfrastuktur yang bagus menjadi salah satu faktor utama banyak orang yang berkunjung kesini. Jarak yang dekat dari pusat kota menjadikan destinasi satu ini selalu ramai. Jarak tempuh sekitar 24 KM dari pusat kota dan memakan waktu kurang lebih 50 menit saja.

Dari lokasi terakhir atau tempat parkir kendaraan, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan menuju air terjun dengan jalan kaki kurang lebih 200 meter lagi. Tenang saja, meskipun jalanannya masih tanah dan berbatu cukup mudah kok kita lewati. Apalagi pemandangan alam yang tersaji begitu indahnya, menjadikan perjalanannya menyenangkan.

TIKET MASUK KE AIR TERJUN INDAH KLAWAS

Untuk menikmati segala keindahan yang tersaji di Air Terjun Indah Klawas, pengunjung dikenakan tiket. Berikut harga tiket masuk menuju Air Terjun Indah Klawas perorang dikenakan biaya Rp. 5.000,-. Untuk parkir kendaraan roda dua Rp. 5.000,- dan kendaraan roda empat Rp. 10.000,-

HTM Air Tejun Indah Klawas



SARAN BUAT PENGUNJUNG

Saat ini di lokasi Air Terjun Indah Klawas belum memiliki fasilitas umum seperti Toliet umum, Tempat ibadah, atau warung-warung kecil. Bagi kalian yang ingin melakukan aktivitas mandi dan renang, kalian jangan khawatir untuk ganti pakaian. Kalian bisa numpang ke rumah penduduk yang ramah-ramah loh. Bisa juga numpang sholat.

Karena tidak ada warung yang menjual minuman dan makanan, baiknya sebelum menuju air terjun, kalian bisa membawa sendiri dari rumah yah. Sarannya lagi nih buat kalian, JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN.

Menjaga kelestarian lingkungan, terutama area air terjun akan menjadikan lokasi wisata ini tetap indah dan terjaga kebersihannya.


Air Terjun Indah Klawas
Jl. Raya Klawas
Desa Pekurun Barat
Kecamatan Abung Tengah
Kabupaten Lampung Utara


Kotabumi, 21 Januari 2018





Kamis, 17 Januari 2019

Wisata Sejarah : Situs Keramat Teluk Sebagai Tempat Permukiman Pasca Prasejarah

Situs Keramat Teluk


Hari ini aku berkesempatan untuk berkunjung ke salah satu situs yang ada di Kabupaten Lampung Utara, tepatnya di Desa Tanjung Iman, Kecamatan Blambangan Pagar bersama Kabid Kebudayaan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara Ibu Dra. Nani Rahayu beserta beberap stafnya.

Selain dikenal akan keindahan wisata alamnya, ternyata Kabupaten Lampung Utara juga mempunyai potensi wisata sejarah yang belum sepenuhnya menjadi perhatian oleh Pemerintah Daerah Lampung Utara, Padahal tindakkan pelestarian seharusnya sudah dilakukan untuk mengumpulkan sejarah yang ada di Lampung Utara. Hal ini penting mengingat ternyata ada beberapa situs yang ada di Kabupaten Lampung Utara yang tersebar dibeberapa tempat serta saling terkait oleh kabupaten yang ada di Lampung terkait sejarah orang Lampung.

Situs Keramat Teluk berada di tepi Way Pengubuhan pada posisi 4*54'10,9" LS dan 104*59'35,5" BT. Sungai ini mengalir di sebelah barat dan selatan situs. Komplek situs dikelilingi benteng dan parit. Di bagian barat daya lahan situs terdapat makam kuno. Komplek makam dikelilingi pagar tembok. Di dalam komplek ini terdapat dua makam yaitu makam Tubagus Sayyidin Ahmad Mustofa dan istrinya Siti Badariah. Pada lahan di dalam maupun luar benteng parit banyak ditemukan sebaran artefak dan bongkahan batu andesitik. 

Hal yang ditemukan oleh tim arkeologi Bandung pada tahun 2008 mengatakan bahwa hal ini memperkuat di area situs Keramat Teluk menunjukkan adanya pemukiman. Sayangnya tempat yang menjadi situs ini tidak terawat.
Kondisi Makam Tubagus Sayyidin Ahmad Mustofa

Komplek makam penyebar agama islam dan istrinya terlihat tidak terurus, hal ini bisa dilihat atap yang sudah hancur sebagiannya dan dindingnya sudah berlumut. Meski komplek makam bersih karena ada juru kunci yaitu Bpk. Muhammad Zuhri yang setiap hari membersihkan area komplek makam. 

Sebaran batu-batu artefak juga tidak terawat, area situs dipenuhi dengan kebun singkong. Seharusnya pemda setempat memberikan edukasi untuk warga yang berada dekat situs untuk bisa menjaga dan merawat cagar budaya yang bisa menjadi aset pemerintah daerah Kabupaten Lampung Utara. Parit yang mengelilingi situs juga hampir-hampir tidak terlihat apabila tidak kita perhatikan dengan saksama karena banyak ditumbuhi semak belukar, bambu dan pohon-pohon lain. 

Batu Lesung dan artefak yang tersebar di area situs kurang terawat dan terancam hilang

Apabila situs ini dirawat aku yakin banyak orang yang ingin berwisata ke situs ini untuk mengenal sejarah yang tercatat dan pernah terjadi di area situs. Satu hal lagi, banyak orang yang melakukan ziarah kubur ke makam penyebar agama Islam Tubagus Syayyidin Ahmad Mustofa dan istrinya Siti Badriah. Terutama mendekati bulan Ramadan atau pada saat hari-hari besar Islam.


Selasa, 15 Januari 2019

Air Terjun Merai Di Tanjung Raja

Air Terjun Merai

Kali ini aku dan teman seperjalanan yang selalu bersama si gondrong Yosep kembali mengeksplore keindahan yang ada di Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara. Di kecamatan yang asri dan sejuk ini terdapat banyak sekali air terjun yang indah dan belum sepenuhnya tersentuh oleh banyak orang, sehingga air terjun yang ada masih alami dan jauh dari tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab.

Untuk menuju lokasi air terjun Merai yang berada di Desa Sinar Mulya, Kecamatan Tanjung raja, Kabupaten Lampung Utara kalian bisa menggunakan kendaraan roda empat, tetapi lebih disarankan menggunakan kendaraan roda dua. Dari pusat Kota Kotabumi waktu yang ditempuh sekitar 2 Jam perjalanan.

Insfratruktur menuju Desa Sinar Mulya sudah cukup baik sehingga memudahkan kita selama perjalanan. Selama di perjalanan kita akan di suguhkan pemandangan desa yang indah seperti kita bisa melihat rumah-rumah panggung yang menjadi ciri khas adat Lampung, perkebunan kopi, hijaunya sawah, bukit dan pegunungan yang indah dan udara yang sejuk.

Mendekati lokasi air terjun, kita bisa memarkirkan kendaraan di kebun kopi milik warga sekitar. Karena air terjun ini belum tereksplore maka jangan kalian berpikir kalian akan menemukan fasilitas umum seperti toilet umum, warung jajan, atau hal-hal yang enak ya hehhhe.

Kita akan jalan kaki menelusuri jalan setapak kurang lebih sekitar 200 meter. Jalanananya cukup mudah meski naik turun dan terkadang kita mesti melewati pipa besi milik PDAM (sepertinya sih). Selama jalan setapak kita bisa menikmati udara yang super sejuk, menghirup aroma bunga kopi, dan pemandangan sekitar.

Air Terjun Merai memiliki ketinggian sekitar 20 Meter dan memiliki air yang jernih serta debit air yang deras. Siapa saja yang kesini pasti merasa betah dan ingin mandi merasakan kesejukkan airnya. Masih alami banget dan tidak tersentuh oleh tangan jahil. Pokoknya setelah sampai ke air terjun, semua lelah dan capek terbayar.

Saran bagi pengunjung apabila ingin menuju Air Terjun Merai yang ada di Desa Sinar Mulya, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara

1. Gunakan alas kaki yang nyaman seperti sepatu gunung atau sendal gunung
2, Bawa baju yang berguna untuk kita salin setelah mandi dan berenang
3. Jangan lupa bawa makanan dan minuman
4. Jangan buang sampah sembarangan
5. Usahakan menggunakan motor trail, jangan matic


Featured Post

Tantangan Menuju Air Terjun Kupit Di Desa Sumber Tani, Kabupaten Lampung Utara

Berbekal rasa pensaran akan cerita dari sahabatku, akhirnya aku dan Yosep mencoba mencari tahu keberadaan lokasi Air Terjun Kupit yan...