Pages

Selasa, 24 Juni 2014

Review Novel Pre Wedding Rush

Hikmah dan Cinta Dari Tiap Kejadian



Acap kali seseorang jatuh cinta dan menjalin hubungan serius menuju jenjang pernikahan. Segala sesuatu yang telah disusun rapi agar semua harapan dengan tujuan menyatukan dua hati yang berbeda terwujud. Untuk mencapai tujuan tersebut banyak orang yang pusing mengatur bagaimana caranya kita mampu mengatasi segala macam masalah yang kerab melanda. Jatuh cinta adalah tangga pertama untuk menjalin rasa kasih sayang antar dua insan yang berbeda jenis kelamin dengan tujuan satu yaitu memasuki jenjang pernikahan.

Selasa, 27 Mei 2014

FLP Lampura Menggelar Taman Bacaan Keliling Gratis Perdana



FLP Lampura Menggelar Taman Bacaan Keliling Gratis Perdana

Selasa, 26 Mei 2014

Meski suasana hari ini sedikit mendung, tetapi semangat dari seluruh punggawa FLP Lampung Utara yang diketuai oleh Idrus Mustofa tak juga surut untuk tetap membuka taman bacaan keliling gratis di Kabupaten Lampung Utara. Dengan mengusung niat menularkan virus membaca, FLP Lampung Utara bertekad untuk terus membuka taman bacaan keliling tiap hari minggu. Tempat pertama yang menjadi lokasi adalah taman kota yang memang ramai sekali pengunjungnya. Sebab taman kota ini tepat berada di tengah jantungnya kota Kotabumi.

Selasa, 29 April 2014

Resensi Buku Keajaiban Sholat Subuh



Menikmati Kemulian Subuh

Sholat merupakan ibadah yang mempunyai sejarah panjang dalam penerapannya. Sebelum peristiwa Isra' mi'raj, ibadah sholat hukumnya sunnah muakad. Perintah sholat wajib diberikan oleh Allah SWT langsung kepada Nabi Muhammad SAW, saat itu perintah sholat 50 kali dalam sehari semalam. Diceritakan ketika Nabi Muhammad SAW turun dari Sidratul Muntaha dan bertemu dengan Nabi Musa, ketika itu Nabi Musa menyarankan kepada Nabi Muhammad SAW untuk memohon pada Allah SWT agar meringankan perintah sholat. Akhirnya Allah SWT mengabulkan permohonan Nabi Muhammad SAW meringankan ibadah sholat menjadi 5 kali sehari semalam seperti yang kita ketahui sekarang yaitu Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya.

Sabtu, 19 April 2014

Resensi Buku : Ya Allah Beri Aku Kekuatan



Memoles Ujian Menjadi Benteng Keimanan

Sebagai manusia normal mungkin kita akan mengeluh sejenak mengapa sebuah ujian datang dalam hidup. Mengapa sebuah bencana yang tak terduga justru menghampiri hidup kita yang sedang mengalami kebahagiaan (hal 148). Kehidupan yang kita lalui ternyata penuh dengan onak dan duri. Tidak selamanya bahagia itu menyapa, ada kalanya ujian datang sangat menyiksa. 

Rabu, 16 April 2014

Resensi Buku : Ketika Cinta Harus Pergi



Menikmati Ujian Agar Tidak Terus Terpuruk


Manusia sebagai mahluk yang diciptakan Allah SWT memiliki nafsu alamiah. Diantara nafsu itu, Allah menyusupkan hati manusia agar bisa saling berkasih sayang antar sesamanya serta membangun cinta dengan tetap berpegang teguh bahwa Allah-lah cinta yang paling utama. Mungkin akan timbul satu pernyataan “Mengapa kita jatuh cinta? Dan bagaimana menyikapi cinta yang sudah kita raih?”. Sudah menjadi fitrahnya bahwa manusia memiliki rasa cinta dan kasih sayang, khususnya kepada lawan jenis. Hal ini merupakan sunatullah dan tidak bisa dihindari. Namun, agama mengatur cara mengungkapkannya sesuai dengan ukurannya agar indah dan tidak merusak.


Ketika cinta antara dua insan berbeda jenis kelamin bertemu, ternyata tidak seindah yang selalu ada dibayangan dan keinginan. Halangan dan rintangan selalu datang silih berganti. Ternyata cinta tak melulu soal kasih sayang, keindahan, dan kebahagian semata. Dalam sebuah percintaan, kemungkinan perpisahan pun dapat terjadi. Dalam buku “Ketika Cinta Harus Pergi” Pada bab 1 menjelaskan bagaimana cinta yang dibangun indah dan berbunga-bunga bisa saja hancur oleh satu dan banyak hal yang melatarbelakanginya. Berbagai macam sebab perpisahannya yaitu kematian, perselingkuhan, perbedaan prinsip, berbeda keyakinan, dan perpisahan karena keluarga.


Sering kali kita berkeluh kesah tentang segala ujian yang ditimpakan kepada kita. Rasa putus asa kerab menyambangi hati kita bila ujian datang. Padahal, tidak ada satu pun yang sia-sia dari rangkaian kejadian yang ditetapkan Allah. Keterpurukkan, kegagalan, kesedihan, keteraniayaan dan perpisahan adalah penggalan-penggalan skenario-Nya yang bertujuan baik (Hal 61). Yah, acapkali kita bertanya “Mengapa Allah menguji kita?”. Bab 2 dalam buku ini mendedah secara gamblang  dan detail bahwa sesungguhnya Allah MahaTahu bahwa kita memang kuat menghadapi ujian.


Bolehkah kita menangis ketika ujian menimpa kita? Jawabannya ada dalam bab 3. Pembahasan dalam bab ini mengenai fakta lain dalam menangis. Menangis terbukti secara ilmiah dan penjelasan dalam Al Qur’an, menangis ternyata  banyak manfaatnya asalkan tidak berlarut-larut.

Hal yang wajar apabila kita disakiti, maka yang timbul adalah rasa benci dan dendam, terlebih hal itu terjadi dari orang yang kita cintai. Pada bab 4 dalam buku ini memberikan opsi yang sangat menarik tentang manfaat memaafkan dan ruginya memelihara rasa dendam.

Selanjutnya dalam bab 5 dan 6 penulis memberikan tips keren untuk memberikan kesembuhan jiwa yang telah rapuh. Obatnya adalah dengan terus menjalin silaturahmi dan terapi menulis.

Bila dalam dua bab sebelumnya mengenai tips penyembuhan jiwa, maka dalam bab 7, bab 8 dan bab 9 memberikan obat untuk hati yang telah hancur. Untuk mengobati rasa terpuruk adalah saatnya bangkit dan pulih serta terus bergerak. Ada yang unik dalam bab 8 ini yaitu adanya tabel aksi nyata yang harus dilakukan agar kita bisa move on. Ketika hati terpuruk, berpikirlah melingkar dengan membuka hati dan logika.

Bab terakhir dalam buku ini yaitu bab 10 dan bab 11 menjabarkan tentang bagaimana cinta bisa memberikan kekuatan positif bagi seseorang. Berdasarkan kajian psikologi ternyata cinta merupakan faktor penentu panjang pendeknya usia seseorang. Ketika cinta itu hadir kembali, semua hal negatif berubah kearah yang positif.
***
Sering kalahnya manusia dalam ujian dan cobaan cinta dan kasih sayang, merupakan kasus nyata yang biasa mendera siapa saja. Padahal,  ujian yang diberikan Allah bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia itu sendiri. Sayang sekali rasanya bila kita harus terus terpuruk dan tidak mampu bangkit  karena urusan cinta dan kasih sayang. Seharusnya kita sadar dan mampu mengelola fitrah yang sangat mendasar ketika menghadapi ujian kehidupan.

Lalu, bagaimana memelihara dan mengelola perasaan cinta dan kasih sayang yang baik?

Mari dengan cepat kita menemukan penyebab rangkaian masalah tersebut.  Rasulullah sebagai suri tauladan dalam memelihara keharmonisan keluarga dapat dijadikan contoh terbaik. Dengan memelihara keharmonisan rumah tangga, sumber energi kehidupan kita tidak akan pernah habis. Kita akan selalu bergerak dengan semangat tak pernah padam. Bukankah akhir lebih baik dari sekedar permulaan yang kita ciptakan?

Buku ini mengajarkan kita satu hal yang sangat istimewa yaitu bagaimana menyikapi cinta dengan ketulusan hati dan penyerahan pada sang Maha Cinta. Karena seyogyanya kita adalah manusia yang lemah dan butuh sandaran. Ketika kita terpuruk, hanya pada Allah-lah kita menggantungkan pertolongan. Buku ini hadir tanpa ada kata menggurui di dalamnya. Segala sesuatu yang dijabarkan di dalamnya adalah satu uraian khas dan ringan. Kedua penulis dalam buku ini mampu menghadirkan cara mumpuni mengobati hati dan jiwa yang terkoyak.  

Bagi siapa saja yang berharap untuk bisa move on dari keterpurukan hati dan jiwa, maka buku ini layak dijadikan bahan acuan untuk mengkaji bagaimana mengobatinya. Semoga anda mendapatkan setitik cahaya terang setelah membacanya. Allahu’alam.

Judul Buku : Ketika Cinta Harus Pergi
Penulis : Elita Duatnova Featuring Aida Ma
Penerbit : Quanta
Tahun Terbit : Cetakan I, Februari 2013
Tebal : 145 halaman
ISBN : 978-602-02-0647-9

Resensi ini diikutsertakan dalam lomba resensi buku BAW dan QuantaBooks
http://bawindonesia.blogspot.com/2014/02/lomba-resensi-buku-penulis-be-writer.html

Rabu, 09 April 2014

Resensi Buku : The Power Of Kepepet



Jalan Gila Untuk Memulai Bisnis


Judul
The Power of Kepepet : Cara Tercepat, Terampuh Jadi Entrepreneur! Dijamin!!!  
No. ISBN
9789792242140 
Penulis
Jaya Setiabudi 
Penerbit
Tanggal terbit
Desember - 2008 
Jumlah Halaman
144 
Berat Buku
-
Jenis Cover
Soft Cover 
Dimensi(L x P)
150x210mm
Kategori
Entrepreneurship 
Harga                               35.000,-

Terjun di dunia bisnis dewasa ini sangat menggiurkan banyak orang. Namun tidak sedikit juga setelah terjun ke dunia bisnis, mereka semua kecewa. Banyak yang bangkrut dan patah arang yang pada akhirnya memutuskan untuk tidak berbisnis lagi. Bagaimana memulai bisnis yang sesuai dengan kita? Langkah apa yang perlu kita siapkan dalam berbisnis? Bagaimana cara menuju sukses dalam berbisnis? Apa kira-kira penyebab gagal dalam berbisnis? Bagaimana kita mampu bertahan dengan tetap berbisnis walau bangkrut sekali pun? Masih percaya bukan dengan motivasi siapa yang bersungguh-sungguh, maka dia akan mendapatkannya?

Minggu, 23 Maret 2014

Asyiknya Menulis Resensi Buku



Asyiknya Menulis Resensi Buku

Setelah sukses mengadakan pelatihan menulis yang pertama, FLP Wilayah Lampung kembali menggelar pelatihan menulis. Acara yang diadakan pada tanggal 23 Maret 2014 ini dihadiri sekitar 20 orang lebih. Konsentrasi pelatihan menulis kali ini adalah pelatihan menulis resensi buku dengan pemateri Adian Saputra (Jurnalis Lampung Post). 

Awalnya saya pribadi enggan mengikuti pelatihan menulis kali ini, tetapi demi menambah pengetahuan dalam dunia tulis menulis, akhirnya saya mantapkan hati untuk bisa hadir dan mengikuti acara pelatihan menulis resensi buku. Apa sih sebenarnya resensi buku itu? Apa gunanya kita meresensi sebuah buku?

Minggu, 09 Maret 2014

Dua Cinta Dalam Hidupku


Dua Cinta Dalam Hidupku
@yandigsa82

Sebenarnya aku malu untuk menceritakan atau sekedar menuliskan cerita tentang cinta yang kualami. Bisa dibilang, mungkin aku adalah orang yang sama sekali tidak mengenal cinta. Bagiku cinta tak terbayang seperti apa rasa dan wujudnya. Bila banyak orang merasakan jatuh cinta sejak dari sekolah menengah pertama sampai dengan jenjang perguruan tinggi. Maka, aku tak pernah merasakannya. Kata pacaran hanya aku tahu dari cerita teman-temanku yang mempunyai pacar. Sedangkan ketika aku ditanya tentang pacaran, aku hanya terbengong harus berkata apa. aku ini JOTI alis jomblo sejati.

Sabtu, 15 Februari 2014

YANG TERHEBAT



YANG TERHEBAT
@yandigsa82
Pernat terpikir olehku, seandainya aku hidup tanpa seorang ibu. Tidak terbayang rasanya. Pasti aku tidak akan pernah merasakan dekapan hangat, kasih sayang, cinta dan pengorbanan yang begitu besar dari seorang ibu. Mungkin masih banyak orang-orang yang tidak seberuntung aku. Bisa jadi mereka tidak mempunyai seorang ibu. Untunglah sampai dengan saat ini aku masih mempunyai seorang ibu yang begitu tulus memberikan segala yang beliau miliki. Aku memanggil wanita mulia itu “Emak”.

Senin, 06 Januari 2014

Resensi Buku : Murjangkung (Cinta Yang Dungu dan Hantu-hantu)

Judul     : Murjangkung : Cinta yang Dungu dan Hantu-Hantu
No. ISBN: 9797806448
Penulis   : A. S. Laksana
Penerbit  : GagasMedia
Terbit     : 2013
Harga      : Rp. 49.000,-
Kategori   : Cerpen












Gosip Cerdas Dalam Murjangkung

Pemilihan sebuah judul buku yang unik agaknya masih eksis digunakan dan dipertahankan oleh penulis-penulis, termasuk A.S Laksana yang menulis judul buku kumpulan ceritanya. Murjangkung sebuah judul yang sangat menarik dan mengandung pertanyaan-pertanyaan tentang apa iti Murjangkung. Mungkin ia sejenis hantu yang dungu. Cover buku yang sangat sederhana ini ternyata isinya tak sesederhana covernya. Jujur, bisa dibilang cerita-cerita yang terangkum dalam buku ini sungguh menarik. Meski harus mengasah otak terlebih dahulu untuk mengetahui maksud dari isi cerita.

Featured Post

HokBen Lampung Hadir Menambah Ragam Kuliner Di Provinsi Lampung

Berkesempatan menjadi saksi sejarah pembukaan HokBen Lampung yang pertama dan satu-satunya di Pulau Sumatera adalah menjadi salah sat...