Pages

Jumat, 02 September 2016

Pangkalpinang Penuh Pesona



Pangkal Pinang  Penuh Pesona
Bandara Depati Amir Bangka

Salah satu cara yang dapat seseorang lakukan untuk menghilangkan penat dari aktivitas yang menjemukkan adalah liburan. Berlibur dapat kita lakukan dengan melihat dan mengukur kemampuan kita. Kali ini aku berkesempatan untuk bisa menikmati #pesonapangkalpinang. Memakan waktu sekitar 1 jam menaiki pesawat antara Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Depati Amir, akhirnya bisa juga menghirup udara Kota Pangkalpinang yang sejuk, kebetulaan saat datang mendung menggantung di langit kota Pangkal Pinang.

Untuk pertama kalinya aku menginjakkan kaki di kota ini. Cuaca cerah. Keluar dari kawasan bandara, melewati beberapa orang yang menawari untuk naik taxi dan mereka siap mengantarkan penumpangnya kemana saja yang penumpang mau, tetapi dengan bayaran yang sesuai tentunya. Aku ingin berjalan keluar dari kawasan bandara, selang waktu lima menit berjalan kaki, kita bisa  dari menemukan Gapura Kota Pangkalpinang. Gapura tersebut seolah menyapa siapa saja yang datang berkunjung ke kota ini dengan mengucapkan “Selamat Datang Di Bumi Serumpun Sebalai”

Gapura Selamat Datang Di Bumi Serumpun Sebalai

Dari depan Gapura selamat datang, kita bisa menunggu mobil angkutan umum. Tidak lama menunggu, akhirnya mobil angkutan umum berwarna kuning datang. Aku memberanikan diri saja untuk naik, kusampaikan kepada sopir bahwa aku hendak mencari penginapan yang murah diseputaran Kota Pangkalpinang. Sekitar 20 menit aku diturunkan di penginapan melati di jl. Masjid Jamik Kecamatan Rangkui, Pangkalpinang. Tetapi karena kelaparan dan belum sholat dzuhur, aku memutuskan sholat terlebih dahulu di Masjid Jamik. Selesai melakukan sholat dzuhur, aku memutuskan untuk makan.

Mencicipi salah satu makanan khas yang ada di Bangka yaitu Mie Kuah Bangka. Sambil menikmati makanan, aku bertanya-tanya kepada pelayan rumah makan yang baik dan ramah seputar tempat wisata yang ada di Pangkalpinang. Dia menyebutkan berbagai tempat wisata diantaranya Pantai Padi,  Botanical Garden Bangka, Pantai Parai, Pantai Tanjung Pesona, Pantai Tikus Emas. Setelah bertanya banyak, dia menyarankan agar mengambil wisata yang searah yaitu Pantai Tanjung Pesona, Pantai Tikus Emas dan Padepokan Puri Tri Agung serta beberapa pantai yang belum memiliki nama.
Salah Satu Masjid Jami kebanggaan masyarakat Pangkalpinang

Mengikuti saran dari pemilik rumah makan,  menaiki mobil angkutan umum warna hijau tua menuju pusat perbelanjaan. Menurutnya lagi, dari pusat perbelanjaan itu aku harus menaiki mobil angkutan umum berwana biru muda jurusan Selindung ke Sungailiat. Sarannya adalah agar lebih baik menyewa mobil bila hendak menuju Pantai Tanjung Pesona, Pantai Tikus Emas, Padepokan Puri Tri Agung dan pantai-pantai lain yang tak bernama yang searah perjalanannya menjadi pertimbangan tersendiri. Bersyukur aku bertemu dengan sopir yang sangat baik dan ramah sekali. Awalnya aku bertanya-tanya bagaimana hendak ketempat wisata yang aku tuju. Beliau menjelaskan dengan seksama bahwa waktu tempuh perjalanannya sekitar 1 jam. Rutenya adalah naik mobil arah Selindung dengan ongkos berkisar 5.000 – 10.000 sampai ke Sungailiat. Dari Sungailiat ke Pelabuhan Tanjung dalam tempat terdekat menuju Tanjung Pesona berkisar 10.000 dan naik ojek lagi menuju Pantai Tanjung Pesona berkisar 30.000. itu pun menurut keterangan beliau jarang ada ojek. Nah beliau menawarkan sewa mobil kesana dan aku akan diantarnya ketempat yang aku mau kunjungi selama masih satu arah dengan Pantai Tanjung Pesona. Awalnya beliau meminta uang sewa seharga 80.000 untuk perginya saja, tetapi setelah aku nego akhirnya diambil keputusan harga 150.000 pulang pergi.
Pak Parji, sopir angkot sekaligus Guide yang baik hati


Pantai Tanjung Pesona
Gerbang masuk ke Tanjung Pesona
Pantai Tanjung Pesona begitu damai

Sebenarnya banyak sekali wisata pantai yang bisa kita nikmati di Kota Pangkalpinang  diantaranya Pantai Pasir Padi, Pantai Matras, Pantai Parai Tenggiri, Pantai Tanjung Pesona, Pantai Tikus Emas, dan pantai-pantai indah lainnya yang belum mempunyai nama. Kali ini ditemani oleh seorang sopir angkutan umum sekaligus menjadi guide dalam perjalanan, aku menikmati Pantai Tanjung Pesona yang tersohor akan keindahannya, Pantai Tikus Emas yang mempunyai ikon Tikus yang keren dan Megahnya Padepokan Puri Tri Agung dengan segala kekhasannya. Ayo nikmati pesona Pangkalpinang.

Pantai Tanjung Pesona dilihat dari tangga


Pantai Tanjung Pesona terkenal akan pasir pantainya yang putih halus dan air laut yang jernih serta bebatuan berukuran raksasa menghiasi pantai menambah pesona tersendiri bagi siapa pun yang memandangnya. Jarak tempuh dari Pangkalpinang ke kawasan Tanjung pesona hanya memakan waktu 45 menit.

Berlokasi di Desa Rambak sekitar 9 KM dari Sungailiat, pantai ini dikelola secara apik oleh Tanjung Pesona Beach Resort and Spa, sebuah hotel bintang tiga yang juga terletak di pantai ini. Kebetulan ketika aku datang ke pantai ini bukan hari libur, jadi aku seperti berkunjung di pantai sendiri yang tak berpenghuni. Hanya dengan mengeluarkan biaya sebesar Rp. 20.000,- kita sudah bisa menikmati pemandangan yang sungguh luar biasa ini. Suasana pantai saat itu begitu tenang jauh dari kebisingan, sesekali debur ombar terdengar merdu menambah teduh seolah berbisik "Selamat menikmati nyanyian pantai yang syahdu". Alam memberikan melodi tersendiri yang mampu kita nikmati dan menjadi semacam terapi untuk menenangkan jiwa yang penat dengan segala aktifitas sehari-hari.  Selain menawarkan keindahan dan pesona tak terlupakan, karena dikelola dengan baik oleh Tanjung Pesona Beach resort and spa. Pengunjung bisa menginap di hotel yang view-nya langsung ke pantai Tanjung Pesona, hotel berkelas bintang tiga ini cocok bagi siapa saja yang mau menghabiskan waktu lama di pantai ini. Pantai Tanjung Pesona juga sangat cocok bagi pasangan pengantin baru yang hendak berbulan madu, pastinya akan memberikan kenangan tersendiri. Segala fasilitas tersedia lengkap disini.
Formasi bebatuan tersusun indah secara alami
Batu Granit raksasa seolah-olah berenanang diatas lautan




Pantai Tanjung Pesona menawarkan berbagai keindahan yang tidak bosan kita lihat. Mataku seperti tersihir dengan keindahan bebatuan granit berukuran raksasa. Bebatuan itu seperti membentuk formasi yang menciptakan keindahan tersendiri, sempat berpikir mungkin bebatuan ini seperti berlayar diatas lautan jernih Pantai Tanjung Pesona ini. Pasir putih yang halus dan lembut juga menambah daya tarik tersendiri ketika kita berkujung di pantai ini. Selain itu juga di Pantai Tanjung Pesona,  kita bisa melihat salah satu ikonnya yaitu jembatan yang di dominasi warna merah dan biru yang diujungnya terdapat pondokkan kecil. Jembatan ini menjorok ke pantai, dari jembatan ini kita semakin terkesima melihat pemandangan laut yang begitu menakjubkan dan seolah kita bisa menyatu dengan udara segar yang tersedia di pantai yang menakjubkan.

Pantai Tanjung Pesona mempunyai pasir putih dengan tekstur yang halus dan lembut

Pondokkan tempat beristirahat sambil menikmati keindahan Pantai Tanjung Pesona




Pantai Tikus Emas
Patung Tikus Emas yang menjadi ikon

Berjarak sekitar 3 KM dari Pantai Tanjung Pesona, kita bisa berkunjung ke salah satu pantai indah yang ada di pulau Bangka ini, yaitu Pantai Tikus Emas. Hanya dengan uang Rp. 3.000,- kita sudah bisa masuk dan menikmati Pantai Tikus Emas sepuasnya. Sangat murah bukan untuk ukuran sebuah pantai yang maha indah. Pantai Tikus Emas juga disebut sebagai Pantai Nirwana, penyebutan Nirwana agaknya tidaklah berlebihann. Karena di pantai ini seolah kita sedang menikmati sepotong surga maha indah. Pasti kalian bertanya kenapa pantai ini disebut Pantai Tikus Emas. Nah, konon pada jaman dahulu banyak sekali jalan tikus atau jalan setapak yang dilewati oleh para pencari timah illegal, ada juga yang menyebutkan benar dulu pantai ini banyak tikusnya. Tetapi sekarang pantai ini bersih dan indah.





Insfrastuktur didalam  kawasan wisata Pantai Tikus Emas ini masih jalan tanah, ketika aku berkunjung masih banyak pekerja yang terus bekerja membangun berbagai fasilitas untuk mendukung keindahan pantai. Disini juga telah dibangun satu ikon yang sudah sangat terkenal yaitu Patung Tikus yang mengenakan mahkota emas, kedua tangannya sedang memegang logam emas, bercelana yang ada wajah raksasa dan di bawah kakinya bergelimpangan logam emas. Ikon ini selalu jadi pusat perburuan wisatawan untuk berfoto. Mungkin tidak afdhol rasanya ketika berkunjung ke Pantai Tikus Emas tetapi tidak mengabadikan diri di ikonnya tersebut. Hal yang wajib dilakukan oleh wisatawan adalah tetap menjaga kebersihan pantai dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Pengunjung pantai wajib menjaga kebersihan

Hamparan pasir putihnya yang luas

Pantai Nirwana yang indah

Sekedar mandi juga asik

Gundukkan pasir yang lembut

Panjangnya garis Pantai Tikus Emas


Memasuki Pantai Tikus Emas kita akan disuguhkan ketenangan air lautnya yang indah, sesekali ombak menyapu bibir pantai. Pasir putihnya lembut dan terasa dingin ketika kita menginjaknya. Dari tepi pantai kita bisa melihat begitu luasnya lautan. Pantai Tikus Emas ini juga dikenal sebagai salah satu pantai yang memiliki garis pantai yang panjang. Pantai pasirnya yang luas memungkin pengunjung melakukan kegiatan olahraga diantaranya bermain Futsal, Volly Pantai atau kita bisa berlari-lari kecil sambil menyusuri  pantai yang panjang sambil menikmati keindahannya yang memanjakkan mata. Selain itu juga di Pantai Tikus Emas ini juga kita bisa menikmati segerombolan pohon pinus yang seperti hutan kecil, begitu teduh dan nyaman duduk di bawah pohon pinus sambil menikmati keindahan laut yang mempesona.

Duduk santai di bawah pohon Pinus sambil menikmati keindahan pantai

Di Pantai Tikus Emas kita bisa melakukan olahraga

Maha Indah Pantai Nirwana




Padepokan Puri Tri Agung

Pagoda terbesar di Padepokan Puri Tri Agung

Tugu Peresmian

Nah tidak jauh dari Pantai Tikus Emas kalian bisa menyaksikan kemegahan Pandepokan Puri Tri Agung. Hal ini bisa menjadi wisata religi bagi kalian yang menganut agama Budha, Khongfutze dan Laotze. Puri megah ini berlokasi di Sungailiat jarak tempuh dari pusat kota Sungailiat sekitar 9 Km. Hanya berjarak sekitar 5 menit berkendara dari kawasan wisata pantai Tanjung Pesona Bangka. Padepokan Puri Tri Agung Konon Menelan biaya lebih dari 13 Milyar ini diresmikan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin pada hari Minggu, 18 Januari 2015.

Padepokan Puri Tri Agung memiliki tiga susunan pagoda yang mencerminkan ajaran Tri Darma yaitu Budha, Khongfutze dan Laotze, pagodanya megah dan indah. Berdiri diatas tanah seluas 600 meter persegi ini memliki pemandangan yang sangat indah dan diapit perbukitan dengan hutan dan pantai yang menakjubkan disekitarnya. Dari atas kita bisa menikmati keindahan pantai yang sangat menakjubkan. Banyak orang yang mengabadikan pemandangan yang sangat indah dari atas Padepokan, karena dari atas Padepokan kita bisa melihat perbukitan, kebun mangga dan juga pantai Tikus Emas yang indah. Pengalaman ini akan menjadi pengalaman paling mengesankan bila kalian berkunjung di Padepokan Puri Tri Agung.
Tersedia Cafe juga neh

Gak nyesal datang kesini

Kantor Pusat Informasi

Calon Pengantin yang melakukan ritual sembahyang

Tiga Patung Dewa yang ada di dalam pagoda

Gong atau lonceng

Ternyata Bedung juga digunakan

Pantai Tikus Emas yang tepat berada di bawah Padepokan

Bebatuan menambah daya tarik pantai



Padepokan dilihat dari bawah

Padepokan dilihat dari bawah pantai

Untuk bisa menikmati Padepokan Puri Tri Agung ini kita harus menaiki anak tangga terlebih dahulu, meski agak lelah tetapi akan terbayar ketika kita sudah mencapai tempat dimana padepokan itu berdiri dengan megahnya. Kita bisa menikmati keindahan pagoda terbesar yang ada disini baik dari dalam maupun dari luar. Untuk menikmati segala keindahan yang ada disini, kalian tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun alias gratis. Nah bagi kita yang mempunyai biaya perjalanan yang minim, hal yang serba gratis sangat menyenangkan bukan?. Dari atas sini juga kita bisa menyaksikan keindahan pantai tikus emas yang tiada tara. Padepokan Puri Tri Agung juga dilengkapi dengan Kafe dan Kantor pusat informasi. Disini juga berdiri megah patung Dewi Kwan Im, sang dewi welas asih. Juga terdapat kuil kecil tepat di bawah patung Dewi Kwan Im.
Dewi Kwan Im

Altar Sembahyang

Kuil Sembahyang

Note :

- Tulisan ini diiukut sertakan dalam loma menulis tentang #pesonapangkalpinang
- Seluruh foto yang penulis gunakan dalam tulisan ini adalah hasil jepretan penulis sendiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Featured Post

Ziarah Kubur, Menjelang Ramadan Jadi Bagian Tradisi Masyarakat Di Lampung Utara

"Dahulu, Aku pernah melarang kalian untuk berziarah kubur. Namun sekarang berziarahlah"  (HR. Muslim) Ramadan 1439 H ...